10 June 2014

Sebatang Mancis: kecilnya bisa membinasakan

 Ceritanya....
Dah lama tak menulis... kekangan masa yang lebih banyak ditumpukan kepada penulisan tesis.. Fasa akhir.. Dalam kesibukan ini, terbaca satu tulisan yang mungkin boleh dikongsikan bersama2..

'Sebatang pokok dapat membuat jutaan batang mancis,Tapi satu batang mancis juga dapat membakar jutaan pokok.
Jadi, satu fikiran negatif dapat membakar semua fikiran positif. Mancis mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh kerena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang mancis terus terbakar. Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar marah hanya kerena gesekan kecil.
Ketika burung hidup, ia makan ulat, Ketika burung mati, ulat makan burung.Waktu terus berputar sepanjang zaman. Kitaran kehidupan terus berlaku.Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan kerena siapa mereka, tetapi kerena siapa diri kita.
Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita. Waktu kita sedang berjaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahawa sihat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA.
Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan. Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.Saling menghargai, saling membantu dan memberi, juga saling menyokong.
Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa banyak soal dan syarat.Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai .

Menyelusuri 2 tahun 6 bulan sebagai seorang pelajar PhD, tulisan ini amat menyentuh dan mendalam.. perjalanan ini bukan sekadar sekeping kertas yang diNOBATkan tetapi jauh lebih dari itu.. Hanya mereka yang melaluinya akan memahami erti 'Perjalanan..  Hargai Diri (PhD).

No comments:

Post a Comment